29 Apr 2011

Lukman Sang Pelukis Cinta

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampungku. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya,menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan.

Tapi bagi yang sudah mengenal dia dengan baik maka akan sangat kasihan sekali mendengar cerita kisah hidupnya, dia tidak jelas diamana ia tidur, makan dengan apa dia setiap pagi bahkan dimana ornag tuanya. Anak itu bernama Lukman. Lukman di bocah aneh tapi nyata. Entah dia berasal dari mana tapi aku sangat dekat dengan dia, menurut teman² dia turun dari sebuah angkutan kota, entah dia tersesat atau gmna tidak ada yang tau. Warga kangen dengan leluconnya yang selalu menghiasi kampung kami, walu sering menyebalkan tapi itulah gorean yang tak akan terlupan warga.

Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, mereka yang kelaparan, mereka yg tinggal di lampu2 merah dan di kolong jembatan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak.

Bocah ini juga memberikan pelajaran bahwa seharusnya mereka yang sedang berada diatas, yang sedang mendapatkan karunia Allah, jangan sekali-kali menggoda orang kecil, orang bawah,dengan berjalan membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan yang berlebihan. Marilah berpikir tentang dampak sosial yang akan terjadi bila kita terus menjejali tontonan kemewahan, sementara yang melihatnya sedang membungkuk menahan lapar.

Selamat jalan Lukisan Kecil
Kau yang pernah memberi warna dalam kehidupan kami
Walaupun tidak dengan sebuah tinta
Tetapi engkau sang pelukis cinta

Related Posts:

  • Bukan Manut Tapi TakutDi pagi hari yang cerah ini matahari terbit dengan senyuman yang sangat menyenangkan, tapi tidak bagi sikecil sebut saja si Rio anak berumur 5 tahun i… Read More
  • Live apa Langsung sih ???Bismillahirrohmanirrohim….. Pendidikan itu penting untuk kehidupan bermasyarakat. Ada sebuah cerita nyata yang mungkin agak aneh, tapi itulah adanya.… Read More
  • Yang Pertaman " The First " Bismillahirrohmanirrohim…… Masih sedikit canggung untuk menulis sesuatu di bloger ini…hehehehe. Tapi tak apalah ya… Read More
  • Alhamdulillah Yaa RobbSebuah kata yang mudah tapi sering kita lupakan yaitu bersyukur. Terkadang kita menyepelekan kalimat ini, mungkin karena kita lupa atau mungkin kita i… Read More
  • Wanita Kuno Berfikiran ModernRaden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebe… Read More

5 komentar:

  1. bocah ini meninggal ya, kang?
    kasian sekali.

    BalasHapus
  2. kok ora iso komen aku kemarin disini... ojo diutek-utek terus lah...??

    BalasHapus
  3. @Bung Iwan bnar dy skit,.warga terlmbt mengobtinya

    Mz Lozz hehe ma'af mz kmren msh mencoba2 tpi sdh bsa lg kok

    BalasHapus
  4. bocah kecil yg lugu tapi berbudi mulia ya

    BalasHapus
  5. met siang...lagi cari artikelmu yg belum saya baca dan koment nih

    BalasHapus

My Profil

Foto saya
Saya lahir, tumbuh, menghabiskan masa ABG di Jember dan sekarang saya mengais rejeki dengan menjadi seorang buruh di sebuah perkebunan di Banyuwangi. Motto dalam hidup saya "Jadikan Hidup Kamu Hari ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin"

Post. Terbaru

Followers