Tahun baru sudah lewat beberapa hari yang lalu, ini adalah postingan pertama saya di tahun ini. Eh mau posting apaan nih ya
Siapa Gus Khadiri ini, dia adalah adik dari Kyai saya. Lantas apa yang membuat saya ingat beliau sampai detik ini. Kesederhaan yang ada pada dirinya masih sangat melekat di ingatan saya, betapa tidak mungkin secara basyariah (kesehariannya) Gus Khadiri tidak mempunyai pekerjaan yang tetap, tapi keluarganya sangat bahagia. Kecintaan terhadap keluarganya sangat besar. Saya sampai
Lantas apa berzududlah itu Gus ? tanyaku. “Banyak sekali orang salah mengartikan kata zuhud, zuhud itu meninggalkan kecintaan terhadap dunia tanpa meninggalkan kewajiban kita terhadap keluarga. Banyak sekali orang berkata zuhud sampai keluarganya terbengkalai tak terurus. Mereka hanya memikirkan kecintaan dirinya pada Sang Kholik, tapi lupa akan amanat yang diberikan Sang Kholik untuk dirinya.”
Berzuhud itu memang dianjurkan tapi jangan sampai melupakan amanat yang kita emban, dan kesederhaan itu sangat indah. Kesederhanaan yang indah menurut saya, bekerja dengan jujur dan tidak berlebihan, ingat rizki yang kita miliki itu bukan sepenuhnya milik kita berbagilah dengan yang lainnya.
Ealah kok bisa posting ginian sih hehe. Mohon maaf jika pengertian yang saya tulis tentang pengertian zuhud, saya hanya berusaha untuk menuliskan apa yang saya dengar dan saya lihat pada sosok sederhana Gus Khadiri, semoga bermanfaat.
