SMS untuk ABI


Assalamu’alaikum semuanya para sohabat Netter……Marhaban Yaa Ramadhan ☺ ☺ ☺

Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda sekali, banyak sekali kejadian kejadian indah ada pada Ramadhan kali ini. Mulai dari punya teman² dunia maya (blogger) dan menjadi seorang blogger meski tulisannya mbulet hehehe. Oh ya tak terasa puasa sudah dapat 8 hari berarti 22 hari lagi lebaran nih hehehe.

Maaf paragraf pertama itu hanya sebagai intro untuk memulai cerita yang sesungguhnya. Ramadhan adalah sebuah bulan yang pasti mempunyai kenangan tersendiri bagi setiap insan umat Muslim yang melaksankan puasa. Termasuk saya adalah yang merasa terkesan pada Ramdhan kali ini, bukan karena aktivitas didunia maya yang semakin bertambah, tapi karena sms saat berbuka dan sahur tiba hehe. “Abi selamat berbuka puasa”, “Abi bangun ayo sahur” sms ini sering mengisi inbox hape jadul yang selalu setia menemaniku selam ini. Wew seumur² gak ada lo yang panggil saya Abi hehehe, karena memang belum saatnya di panggil Abi.

Oh ya saya mau sedikit buka profil pengirim sms tersebut tapi gak secara detail takut ada yang cemburu wkwkwk. Namanya Nikita dia masih kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri Islam di Malang. Yang membuat saya suka dan sueneng adalah karena dia adalah pencinta sekaligus vokalis musik Al Banjari, bukan hanya itu dia adalah Tahfidz Al – Qur’an (maaf nduk buka rahasia), saat ini dia masih focus pada skripsinya yang harus lulus tahun depan atas paksaan saya hehehe. Saya kira cukup sekian profil sang Umi yang selalu sms berisikan kalimat “Abi”.


Maaf ini bukan ajang untuk pamer, hanya sekedar memenuhi janji saya pada dia untuk menulis profilnya di blog mbulet ini hehehe. Mungkin jika ada yang mau beburuk sangka silahkan saya terima dengan senang hati. Karena saya sudah “kadung” janji sama dia bagaimapun saya harus menulisnya disini meski sedikit memaksakan. Janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Hutang uang dibayar uang, hutang janji dibayar janji up’s salah ya hehehe.

Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci



Assalamu’alaikum semuanya para sohabat Netter……..Marhaban Yaa Ramadhan ☺ ☺ ☺

Masih puasakah para sahabat netter semuanya ? hehe…Oh ya sebelum menulis dan bercerita tak lupa saya ucapkan Alhamdulillah, karena saat membuat postingan ini semua pekerjaan saya baik laporan atau teman²nya sudah terlewati hehehe.

Beberapa waktu yang lalu di Kota Jember tempat saya terlahir mengadakan acara rutin tahunan yaitu JFC (Jember Fashion Carnaval). Acara ini menampilkan pakaian fashion trend masa kini yang isunya terbuat oleh barang² yang sudah dilupakan oleh manusia, contohnya bulu ayam, sisa gelas minuman mineral dll. Tapi dibalik semua itu masih banyak pro dan kontra terhadap acara tersebut. Mungkin dari segi nama, kota Jember menjadi terkenal tapi di segi ramah lingkungan kota Jember menjadi kotor akan sampah² para penonton. Tapi saya acungi 2 jempol deh untuk para pasukan kebersihan kota yang dengan ikhlas memungut dan membersihkan sisa² sampah yang tercecer dimana².

Mungkin Kota Jember adalah salah satu gambaran kecil, dimana para pelaku kesenian dan kebudayaan lupa akan dampak lingkungan karena acara tersebut. Coba kita bayangkan seandainya tidak ada pasukan kebersihan, apa yang akan terjadi, sampah yang tertimbun didepan rumah komplek kita tidak akan ada yang memungut dan membusuk sehingga menyebabkan penyakit. Pasukan kebersihan ini patut diberikan titel yang sangat tinggi, apresiasinya terhadap lingkungan sudah tidak bisa diragukan lagi.

Padahal kalau kita sadari kebersihan lingkungan itu bukan hanya tugas para “pahlawan kebersihan” ini, tapi tanggung jawab kita semua. Mereka bekerja dengan tulus dan ikhlas meski tidak sebanding dengan upah yang diterima. Dalam benak mereka “yang penting semua sampah bisa diatasi dan diamankan”. Tidak sedikit yang ingat akan kehebatan pasukan kebersihan ini, mungkin pasukan ini sudah tidak berperang dengan para penjajah, tapi para pasukan ini akan terus berjuang menyelamatkan kebersihan lingkungan.

Mari kita maknai kemerdekaan ini dengan menumbuhkan rasa cinta dan tenggang rasa antara sesama, tidak hanya terhadap lingkungan kita harus ramah tamah tetapi pada sesamanya. Selain bertepatan dengan Bulan suci Ramadhan, bulan ini juga bertepatan dengan HUT RI yang ke 66, alangkah baiknya kita bisa intropeksi diri, saling berjabat tangan dan bergandengan dalam kehidupan sehari hari. Ingat para pejuang bangsa ini meraih kemerdekaan dengan rasa persatuan dan kesatuan yang sangat erat, haruskah rasa persatuan dan kesatuan itu hilang. Marilah kita tambahkan cinta dan kurangi benci. MERDEKA !!!

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Cermin Blogger Bakti Pertiwi yang diselenggarakan oleh Trio Nia, Lidya, Abdul Cholik.

Sponsored By :

- http://www.kios108.com/
- http://halobalita.fitrian.net/
- http://topcardiotrainer.com/
- http://littleostore.com/

KOPDAR = Silaturrahmi


Assalamu’alaikum semuanya para sohabat Netter…….. salam senyum selalu untuk kalian semua ☺ ☺ ☺

Hari pertama puasa diawali dengan hari senin, rasanya gimana gitu hehe. Oh ya kemarin saya sengaja bersilaturrahmi kerumah Uncle Lozz, saya diundang agak terlambat dalam acara tasyakkuran hari lahir Uncle Lozz yang tepat tanggal 25 Juli kemarin dan kebetulan adik Uncle Lozz juga berulang tahun tanggal 27 Juli, jadi sekalian saya mengucapkannya dirapel hehehe. Bukan itu saja, yang membuat saya terkesan saya diajak keliling sekitar kaki Gunung Manggar tempat Uncle Lozz bertapa saat ultah kemarin.

Disela sela kami duduk disebuah warung kopi (entah apa namanya saya lupa ntar mau tanya Uncle) cuaca sangat dingin poul. Kami berdiskusi tentang KOPDAR, nah ide itu muncul karena terus terang saya ngiri alias ngiler melihat sahabat blogger yang sedang ber KOPDAR ria selalu ditempat yang “wah”. Justru saya beberapa kali KOPDAR dengan sesama blogger Jember lebih cenderung dengan bersilaturrahmi kerumah mereka tanpa ada janjian ketemuan ke Mall, Hotel dan tempat² mewah lainnya. Tapi apabila ada blogger dari luar kota yang mau KOPDAR dengan blogger Jember, kemarin dan beberapa saat yang lalu saya sempat rembugan dengan Masbro ada dua tempat alternative yaitu Rumah Wachana dan Panaongan. Tapi masih ada tempat yang special yang tidak boleh di publish disini hehehe.

Kembali pada topik tentang KOPDAR, entah siapa yang ngarang KOPDAR itu ketemuan para penghuni dunia maya didunia nyata khususnya blogger saya tidak tau, atau mungkin para sahabat netter ada yang tau. Menurut pendapat saya KOPDAR tak ayalnya seperti silaturrahmi saling berkunjung dan tegur sapa secara langsung artinya bertatap muka. KOPDAR itu tak harus meriah kok, dimanapun bisa, malah lebih afdhol kita berkunjung kerumahnya dan berkenalan dengan keluarganya itu yang sangat terkesan. Oh ya kemarin saya sempat berkenalan dengan Mas Arif Bayu, tapi sayang dia terambat datang.

Berhubung kemarin sudah terlalu sore dan tanpa ada rencana sedikitpun untuk KOPDAR maka saya langsung cabut kembali pulang meski harus membayar sholat ashar yang hampir termakan oleh magrib huft. Mengenai foto² tentang KOPDAR kemarin saya gak punya filenya, kalau mau lihat foto² bersama saat KOPDAR bisa menghubungi Uncle Lozz hehe. Sekian reportase dari saya karena saat saya pulang Uncle Lozz sedang di introgasi hahahaha. Ternyata KOPDAR sambil ngopi dan menikmati pemandangan alam itu lebih nikmat dan asyik lo..biayanya sangat murah lagi hehehe.

Marhaban Yaa Ramadahan

My Profil

Foto saya
Saya lahir, tumbuh, menghabiskan masa ABG di Jember dan sekarang saya mengais rejeki dengan menjadi seorang buruh di sebuah perkebunan di Banyuwangi. Motto dalam hidup saya "Jadikan Hidup Kamu Hari ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin"

Post. Terbaru

Followers