Terima kasih untuk semuanya...........
Piye yo nulise iki hehehe. Yah, tanggal 01 Mei hari ini adalah tepat saya lahir di dunia dan merasakan nikmatnya oksigen. Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Emak dan Bapak disana, kepada Umi tersayang yang telah masak "suwi-suwi krispi" tadi pagi dan kepada semua teman-teman, serta dulur-dulur seantero Indonesia dan alam maya. Terima kasih atas semua do'anya.
Hari ini umurku telah genap 30 tahun, wehhh, wes tuek aku yo. Tak hanya itu, sebentar lagi, Insya Allah aku akan benar-benar menjadi orang tua # Amin. Berbicara tentang ulang tahun, sebenarnya aku tak pernah sekalipun merayakannya. Apalagi sampai ada lilin dan kue tart diatas meja, kemudian ditiup secara bersama sambil bernyanyi. Hadehhh, bukannya aku tak mau, tapi buatku itu adalah hal yang tabu. Bagiku merayakan ulang tahun itu tidak harus ada kue tart dan lilin. Karena ketika usia bertambah, nikmat dan kontrak untuk menghirup oksigen semakin berkurang.
Ahh, yo weslah yang penting sekarang umurku genap 30 tahun. Dan di hari ulang tahun kali ini, aku mendapatkan hadiah yang amat sangat istimewa. Tak tanggung-tanggung hadiah itu pemberian dari Sang Kholiq melalui Umi. Seorang calon bayi mungil yang akan mengisi dan menambah aktifitasku dikala nganggur dan yang akan membuang rasa lelahku ketika kepenatan menghampiriku. Untuk saat ini dia masih nyaman berada di dalam perut Umi, tapi setidaknya aku punya khayalan bercanda dengan dia dan menghayal membuatnya menangis kelak, hehe. Sungguh ini adalah hadiah teristimewa buatku.
Bertambahnya usia itu ibarat menempuh sebuah perjalanan menuju rumah abadi. Dimana setiap langkah pasti tidak akan semulus berjalan di jalan tol. Semua penuh dengan rintangan, lika-liku, berkrikil bahkan tak jarang berduri. Dan kadar umur manusia itu tidak bisa dilihat dengan angka semata, tapi bagaimana memanfaatkan sisa umur yang ada dengan sebaik-baiknya. Tawakkal dan bersyukur adalah cara yang tepat untuk melaluinya.


