Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Budayakan Salam


Assalamu’alaikum semuanya para sohabat Netter……..Marhaban Yaa Ramadhan ☺ ☺ ☺

Selamat hari Senin, Selamat pagi semuanya (apabila pas baca postingan ini pagi hari), Selamat siang (apabila pas baca postingan ini siang hari), Selamat malam (apabila pas baca postingan ini malam²). Lama gak posting nih, sekali posting langsung nglantur hehehe. Memang beberapa hari ini saya lagi asyik dan menikmati Indahnya lelet koneksinya Internet, tapi saya bersyukur karena sekarang sudah mendingan lancar. Okeee, biarkan itu semua menjadi sebuah cerita dan sebuah pelajaran dimana pasti ada sebuah hikmah yang tersimpan.

Postingan kali ini saya akan mengulas dan bercerita dengan semampu dan sepengalaman saya tentang salam hehehe. Salam adalah cara bagi seseorang (juga binatang) untuk secara sengaja mengkomunikasikan kesadaran akan kehadiran orang lain, untuk menunjukkan perhatian, dan/atau untuk menegaskan atau menyarankan jenis hubungan atau status sosial antar individu atau kelompok orang yang berhubungan satu sama lain. Salam dapat diekspresikan melalui ucapan dan gerakan, atau gabungan dari keduanya.

Marilah kita budayakan salam untuk menjaga dan mempererat ukhuwah dan persatuan, karena akhir² ini Negeri tercinta ini sudah krisis akan rasa persaudaraan dan persatuan. Kemarin² saya melihat sebuah tontonan yang sangat menyedihkan sekali, tawuran antar warga disalah satu pemukiman didaerah Jakarta. Entah apa penyebabnya yang pasti tawuran itu telah mencoreng ideology dan semboyan bangsa ini. Mumpung masih bulan Kemerdekaan dan Bulan Ramadhan marilah kita semua untuk mempererat persatuan dan berlomba² untuk memperbaiki diri untuk menjadi insan yang lebih baik. Mari budayakan salam ☺ ☺ ☺

Salam……..

Dukun Atau Dokter


Alhamdulillah, kata ini yang selalu harus saya latih setiap menyelesaikan sesuatu. Berhubung saya mempunyai banyak waktu luang sekarang karena apa, laporan bulanan sudah berakhir asyikk ☺ ☺ ☺. Oh ya sahabat netter percayakah anda pada pada “dukun” ?? Berbicara tentang dukun pasti anggapan kita adalah dukun santet , wah kalau yang satu ini sudah gak usah dibahas pasti semua tau apaan tuh dukun santet. Stop sampai disini saya gak mau membahas tentang dukun santet yang katanya bisa pelet hehehe maaf mbah dukun.

Pada siang hari Pak Mamat (bukan nama aslinya) sedang kebingunan mondar mandir didepan rumah entah apa yang dicari. Saya introgasi “wonten nopo Pakde ??” (ada apa Pakde). “Saya mau pinjam sepeda motornya dik” jawab dia pada saya. Setelah beberapa menit saya introgasi, akhirnya saya menyerahkan bebek merah pada Pak Mamat. Tapi benak saya masih timbul pertanyaan yang sangat aneh dan rasanya saya harus kembali pada Pak Mamat untuk menanyakan kenapa dan kenapa harus kesana ???

Singkat cerita Pak Mamat ini kebingunan karena putra pertamanya sakit perut makanya dia mau pinjam sepeda motor saya. Yang membuat saya bertanya-tanya kenapa harus ke dukun, kenapa tidak ke dokter saja. Dasar aneh atau mungkin dukun yang dimaksud adalah dokter atau dukun beneran,,hmmmmm tau ah. Kalau mau dibilang gak mampu ya nggak juga sih, Pak Mamat pinjam sepeda motor bukan dia gak punya motor tapi kebetulan sepedanya lagi dibawa oleh putra bungsunya untuk mendaftar sekolah SMA.

Setalah beberapa hari kabar tentang kesehatan putranya sudah tidak terdengar lagi oleh telinga saya, saya mengira mungkin dukun itu berhasil mengobati sakit yang diderita olehnya. Wah hebat juga tuh dukun, tapi perkiraan saya malah meleset ternyata sakitnya tambah parah, akhirnya Pak Mamat luluh dengan adanya masukan-masukan dari para tetangga dan teman temannya akhirnya dia membawa putranya ke dokter dan apa yang terjadi ternyata anaknya kena usus buntu, pantesan dia sering mengeluh sakit pada perut bagian kirinya.

Pelajaran yang saya dapat adalah hari gini masih percaya dukun “syirik atuh mah”, dalam ajaran Islam tidak dilarang manusia untuk berikhtiar, tapi ingat jangan sampai berkeyakinan bahwa si A yang menyembuhkan apalagi sampai memberi kepercayaan sesuatu itu syirik dan sangat di benci oleh Allah. Sebuah kalimat bijak yang saya temukan di dalam Al-Qur’an “Fas aluu ahladzikri” bertanyalah pada orang yang ahli berdzikir artinya orang yang selalu mendekatkan diri padaNya bukan berarti harus Kyai atau ulama’ tapi orang yang secara basyariah (kesehariannya) memang tidak nyleneh. Bahkan ada tafsiran lain tentang kalimat tersebut yaitu bertanyalah pada orang yang ahli berfikir.

Jaman sudah canggih kenapa masih ada saja sebagian masyarakat yang mempercayai hal² seperti itu, padahal setau saya dukun yang benar hanya satu yaitu dukun beranak hehehe dan bahkan kalau si dukunnya sakit masih butuh dokter kok,,semoga kejadian ini menjadi pelajaran dan bermanfaat untuk kita semua…

Nyanyian Burung Kutilang


Assalamu’alaikum para netter..salam hangat dan senyum untuk kalian ☺ ☺ ☺
Hari yang indah, seindah alam sekitarku yang begitu sangat sejuk bahkan minggu ini sangat dingin sekali. Maklum kawasan perkebunan yang mana dikelilingi oleh banyak pohon kakao dan pohon kelapa. Banyak sekali keindahan yang tersembunyi disekitarku tapi baru saya sadari hehehe.

Tiap pagi hari selalu ada nyanyian alam yang membuat saya selalu bersemangat untuk menyambut datangnya pagi hari. Salah satunya nyanyian burung Kutilang yang setiap pagi bernyanyi membangunkan saya yang masih sedang asyik dengan berselimut dan buaian indahnya mimpi. Burung Kutilang itu bagaikan lonceng yang berbunyi sangat indah dan merdu sekali, membuat telinga saya sangat geli untuk mengetahui apa yang dia katakan.

Mungkin dia sedang bertasbih dipagi hari dengan suara siulnya atau memang sengaja untuk membangunkan saya dan para tetangga yang masih asyik dengan kehangatan selimuta. Setiap saya mengintip dari sela-sela jendela kamar mandi burung itu seakan menari² menggoyangkan ekornya kekanan kekiri, tapi sayang saya gak bisa ambil gambarnya.

Burung itu seakan memberikan pelajaran yang sangat berarti bagi saya. Betapa tidak, disaat saya dan sebagian mahkluk lainnya sedang asyik dan terlelap dalam tidur, bahkan terbuai oleh mimpi² indahnya, burung itu telah bernyanyi dialam bebas dan mengais rizqi yang telah disediakan oleh sang Maha Kaya dan Maha Pemurah. Haruskah saya kalah dengan seekor burung yang selalu bangun pagi setiap hari dan selalu membangunkan saya dan warga sekitar. Dan haruskah saya mengambil sisa² rizqi dari burung Kutilang itu. Hanya satu yang bisa saya ucapkan “Subhannallah” ternyata ilmu Allah itu bertebaran dimana². “Iqro Bismirobbikalladzii Kholaq”… Semoga bermanfaat ☺ ☺ ☺

My Profil

Foto saya
Saya lahir, tumbuh, menghabiskan masa ABG di Jember dan sekarang saya mengais rejeki dengan menjadi seorang buruh di sebuah perkebunan di Banyuwangi. Motto dalam hidup saya "Jadikan Hidup Kamu Hari ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin"

Post. Terbaru

Followers