Angka Untuk Novel

Pagi-pagi sudah dapat tugas dari Kak Fanny pemilik blog
Sang Cerpenis Bercerita, masih tetap seputar angka. Berhubung waktu saya sangat luang saat ini,karena laporan deadline sudah berkahir saya terima tantangan dari Kak Fanny. Saya sangat menyukai sekali mengotak atik angka.

Truss gimana,,hehehe sabar mumpung masih pagi dan otak masih fresh, langsung aja kalau begitu ini dia soal dan langsung saya jawab :

7+7+7 = 494991

Menurut Kak Fanny "barang siapa bisa menjawab dengan benar, maka IQ kamu di atas 120" hehehe semoga IQ saya tidak kurang dan tidak lebih dari 120 wkwkwkwk.. Dan perlu diingat bahwa syarat menjawab angka-angka itu belum selesai ternyata, saya harus memilih hadiah yang telah disediakan oleh Kak Fanny :

- Zona Tsunami karya Dewie Sekar
- Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK
- Confessions of a Shopaholic karya Sophie Kinsella

Dan pilhan saya jatuh pada Novel "Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK" karena menurut reviewnya novel ini sangat asyik kelihatannya soalnya masih ada logat² bahasa daerahnya apalagi ada kata kata "yange" apa itu,,,hehehe..Ditunggu aja review dari saya jika berhasil mendapatkan novel ini hehe.

Sekian dulu sodara - sodara maaf postingan ini tidak bermutu hehehe. Selamat pagi dan selamat beraktifitas ☺ ☺ ☺. Up's hampir lupa semoga jawaban ini benar.

Jangan Sok Gaul !!


Meski laporan deadline Alhamdulillah masih bisa posting dan BeWe, maaf pak Manajer saya kecanduan ngenet hehehe. Oya menurut para netter Bahasa Indonesia itu mempunyai tata krama enggak, seperti bahasa daerah, soalnya semalam saya sangat risih sekali dengan seseorang yang notabennya mahasiswa yang sangat tidak menghormati keduanya. Kenapa saya bisa menyimpulkan seperti itu, bolehlah kita berbincang-bincang sama teman atau sahabat dengan bahasa sehari-hari tapi tolong jangan dicampur dengan bahasa Indonesia.

Kejadian bermula waktu saya sama teman-teman sedang asyik menyeruput kopi disebuah warung dipinggiran kampus. Ada 2 pemuda, dari tampilannya memang gaul, cool dan necislah masuk warung mungkin untuk sekedar nampang atau gimana soalnya saya gak sempat introgasi mereka hehehe. Awalnya saya tidak menghiraukan apa yang mereka bahas, tapi kedengarannya sangat unik. Sedikit saya menggeserkan tempat duduk untuk menguping apa yang mereka bahas, ternyata mereka membahas sebuah permainan game yaitu point blank.

Suasana yang semakin dingin membuat keadaan sekitar kampus semakin lengang, jadi tau sendiri kan jika keadaan sudah lengang sekecil apapun suara pasti bisa terdengar. Lama kelaman saya tersenyum sendiri mendengarkan dialog kedua pemuda tadi itu, bahasanya itu lo bisa dibilang “salbut” alias kocar kacir. Bahasa yang mereka gunakan bahasa gado-gado hehehe, bahasa Indonesia yang dicampur dengan bahasa daerah dan itu kedengarannya kaku. Saya gak mau menyebutkan bahasa daerahnya apa takut SARA.

Mungkin mereka gengsi dengan bahasa sehari-hari mereka, mosok mahasiswa bicaranya bahasa daerah, haddah pemikiran yang sangat sempit. Atau mungkin mereka berfikir dengan mengunakan bahasa Indonesia mereka akan terlihat gaul. Hey pemuda yang sok gaul diseluruh dunia, apa gaul itu sih saya kok sampai sekarang gak mudeng, apa gaul itu harus dibuat-buat dengan mengorbankan pribadi kita yang sesungguhnya alias bohong. Hmmm…gak taulah saya,, tapi saya memang sangat rishi jika ada orang yang “macak” gaul padahal gak tau apa itu gaul sebenarnya. Sok berbahasa Indonesia, padahal bahasa Indonesia itu gak punya tata krama, saya malah sering menggunakan bahasa daerah untuk pergaulan sehari-hari males ngomong bahasa resmi karena lidah saya masih ndeso.

Maaf postingan ini saya tulis karena saya sangat menghormati dan menghargai bahasa Indonesia. Tidak usah memaksakan diri untuk menjadi “gaul” jadilah diri sendiri yang tampil apa adanya. Menggunakan bahasa daerah juga berati ikut melestarikan kebudayaan. Sebuah kalimat yang tepat adalah letakkanlah segala sesuatu pada tempatnya.

My Diary

Diawal bulan ini, blog ini resmi jadi milikku dan akan saya kelola dengan sebaik-baiknya. Awalnya saya ingin sekali setiap peristiwa atau kejadian setiap hari akan mencatatnya dibuku harian, bukan untuk sebagai catatan saja, tapi sebagai koreksi diri “apakah hari ini saya sudah lebih baik dari hari kemarin” atau malah sebaliknya. Untungnya jaman sudah canggih, meski saya tidak terlalu paham tentang apa itu Alexa dan Page Rank Google, saya bisa menulis dan bercerita didunia maya ini.

Saya memang bukan orang yang ahli dalam bercerita apalagi membuat kata-kata yang indah. Saya hanya ingin tulisan yang saya muat bermanfaat, masalah Alexa dan Page Rank saya akan mempelajari untuk apa itu semuanya. Masih banyak yang harus saya benahi dalam penulisan serta menceritakan sesuatu diblog “mbulet” ini hehe.

Memang menulis itu bebas, tapi alangkah indahnya jika kebebasan itu kita bentuk dan dirajut dengan kalimat-kalimat yang indah dan mudah dimengerti tanpa harus ada yang tersakiti. Banyak sekali yang cerita-cerita yang ingin saya muat, tapi bingung akan saya mulai dari mana, ntar saya pikirkan.

Wah jadi curhat begini hehehe,,oya saya juga menerima saran dan kritik apalagi kriman-kiriman sahabat blogger hehehe,, semoga awal ini akan menjadi awal yang indah seindah-indahnya hehe…

Oya yang masih penasaran sama yang namanya Mas Fadli, saya sudah minta ijin untuk memajang fotonya,,hehehe


Dari kiri yang no 3 adalah mas Fadli dan paling tengah Sofyan hehe


Salam hangat serta senyum untuk sahabat semuanya ☺ ☺ ☺

My Profil

Foto saya
Saya lahir, tumbuh, menghabiskan masa ABG di Jember dan sekarang saya mengais rejeki dengan menjadi seorang buruh di sebuah perkebunan di Banyuwangi. Motto dalam hidup saya "Jadikan Hidup Kamu Hari ini Lebih Baik Dari Hari Kemarin"

Post. Terbaru

Followers